Eksistensi bank islam malaysia (BIMB) Analisis Sejarah, Manajemen Operasional, Inovasi Produk dan Tantangan dalam Sistem Keuangan Global

Authors

  • Sa' diyah . Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.35896/jib.v6i2.1242

Keywords:

Malaysia Islamic Bank, Shariah Banking, Product Innovation, Global Finance

Abstract

Perkembangan cepat industri keuangan syariah di dunia membuat para akademisi
khawatir tentang seberapa jauh bank Islam bisa tetap bertahan di tengah dominasi
sistem keuangan biasa yang semakin rumit. Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB),
sebagai bank Islam pertama di Malaysia, menjadi contoh penting untuk memahami
bagaimana lembaga keuangan syariah bisa bertahan, beradaptasi, dan berkembang
sejak didirikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlanjutan BIMB melalui
sudut pandang sejarah pendirian, cara kerjanya, inovasi produk, dan tantangan yang
dihadapinya dalam sistem keuangan global. Cara penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui studi literatur dari
laporan tahunan, regulasi perbankan syariah Malaysia, serta karya akademik yang
relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIMB memiliki dasar historis yang
kuat, didukung oleh sistem manajemen syariah yang terpadu dengan metode
manajemen risiko modern, serta kemampuan inovatif
dalam pengembangan produk dan layanan digital berdasarkan prinsip syariah. Akan
tetapi, BIMB juga menghadapi tantangan berat seperti perbedaan standar syariah
antarnegara, keterbatasan instrumen likuid syariah, dan persaingan yang semakin
ketat secara global. Kesimpulannya, BIMB masih relevan dan bisa bertahan selama
mampu menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap prinsip syariah,
operasional yang efisien, dan inovasi strategis untuk menghadapi perubahan di
sistem keuangan dunia.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Eksistensi bank islam malaysia (BIMB) Analisis Sejarah, Manajemen Operasional, Inovasi Produk dan Tantangan dalam Sistem Keuangan Global. (2026). Journal of Islamic Banking, 6(2), 41-51. https://doi.org/10.35896/jib.v6i2.1242